Sukoharjo, 29 Juni 2024 – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengeluarkan peringatan terkait upaya phishing yang mengatasnamakan BSSN sehubungan dengan insiden yang terjadi pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS). Berikut adalah informasi penting yang perlu diketahui:
Email Phishing:
Tindakan Pencegahan:
Dukungan Asistensi:
Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) mengalami serangan siber berupa ransomware mulai tanggal 17 Juni 2024. Serangan ini menyebabkan gangguan pada beberapa layanan publik yang dikelola oleh PDNS. Berdasarkan hasil analisis forensik BSSN, ditemukan upaya penonaktifan fitur keamanan Windows Defender pada PDNS yang memungkinkan aktivitas ransomware berjalan .
Insiden ini menyebabkan layanan publik terganggu, termasuk layanan imigrasi. Kepala BSSN, Hinsa Siburian, menyatakan bahwa BSSN telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi dan memulihkan layanan yang terdampak. Pemerintah menegaskan bahwa data yang tertahan tidak akan bisa disalahgunakan oleh pembuat ransomware karena telah diisolasi aksesnya oleh pemerintah .
BSSN mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap upaya phishing dan serangan siber lainnya. Keamanan data dan informasi adalah tanggung jawab bersama, dan tindakan pencegahan serta respons cepat sangat diperlukan untuk mengatasi ancaman ini.
Untuk informasi lebih lanjut, SobatKom dapat mengunjungi situs resmi BSSN di bssn.go.id.
https://www.instagram.com/p/C8zXHxGyhmQ/
#PhishingAlert #BSSN #CyberSecurity #PDNSIncident #DataSecurity #PhishingPrevention #CyberAwareness #BSSNCSIRT #InformationSecurity #RansomwareAttack #CyberThreat #DigitalSafety #SecureYourData #CyberProtection #OnlineSafety