Jakarta - Hari Jamu Nasional yang diperingati setiap tanggal 27 Mei menjadi momentum penting untuk merayakan dan melestarikan warisan budaya Indonesia yang kaya akan khasiat. Tahun ini, peringatan Hari Jamu Nasional mengangkat tema "Kebangkitan Nasional Melalui Jamu Berbasis Filosofi Djampi Oesodo Sebagai Warisan Mahakarya Agung Budaya dan Spiritualitas Nusantara", Senin (27/05/2024).
Tema ini mengandung makna mendalam tentang jamu sebagai lebih dari sekadar minuman kesehatan, melainkan juga doa untuk kesehatan dan kesejahteraan. Djampi Oesodo, kepanjangan dari dja-moe atau jamu, berasal dari kata "djampi" yang berarti doa atau obat, dan "Oesodo" (husada) yang berarti kesehatan.
Dalam perayaan Hari Jamu Nasional 2024 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), berbagai pihak turut hadir dan menyampaikan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan jamu. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Dewan Jamu Indonesia (DJI) berkomitmen untuk meningkatkan pemanfaatan jamu di sektor pariwisata dan kalangan generasi muda.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan harapannya agar perayaan Hari Jamu Nasional dapat meningkatkan eksposur pemanfaatan jamu, sehingga berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Plt Direktur Utama TMII, Arie Prasetyo, menegaskan komitmen TMII sebagai laboratorium budaya Indonesia untuk melestarikan budaya jamu. Salah satu wujudnya adalah rencana pembangunan museum jamu di TMII agar generasi muda dapat mengenal lebih dekat warisan budaya bangsa ini.
Peringatan Hari Jamu Nasional 2024 menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia. Jamu, sebagai bagian dari kearifan lokal, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan yang bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sumber : Liputan6.com
#HariJamuNasional #JamuIndonesia #DjampiOesodo #BudayaIndonesia #KesehatanAlami #WisataKebugaran #Kemenparekraf #TMII #WarisanBudaya #Indonesia