Tim mahasiswa lintas fakultas dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang berlokasi di Kartasura, Sukoharjo, berhasil meraih penghargaan internasional dalam ajang International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC) 2025 di Bali pada 8-11 Mei 2025.
Tim yang terdiri dari Hana Rahmawati, Mira Shofiah (Fakultas Farmasi), M. Daffa Qory Maulana, dan Muhammad Thoriq Azwar (Fakultas Kedokteran) berhasil menciptakan filter rokok berbahan alami yang mampu mengurangi paparan nikotin dan logam berat seperti timbal.
Filter ini menggunakan kombinasi beta-kitosan, ekstrak daun nanas, dan karbon aktif sebagai penyaring zat berbahaya
Inovasi mahasiswa UMS ini mendapat apresiasi tinggi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan membuka peluang kolaborasi dengan sektor industri untuk pengembangan skala komersial. Dari ratusan peserta internasional, hanya 120 tim yang lolos ke babak final.
Menurut M. Daffa Qory Maulana, inovasi ini sangat relevan mengingat tingginya kasus Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) akibat rokok. Filter ini memberikan solusi kesehatan, juga berpotensi menekan beban jaminan kesehatan nasional.
Tim saat ini sedang berupaya membawa produk ke tahap komersialisasi agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Dukungan dari BRIN dan minat industri memberikan optimisme tinggi untuk realisasi produksi massal.
Sumber: UMS Official,
#MahasiswaSukoharjo #InovasiKesehatanIndonesia #PrestasiInternasionalUMS #FilterRokokAlami #ISTEC2025 #TeknologiKesehatanMasyarakat #InovatorMudaJateng #PenelitiIndonesiaBerprestasi #SolusiAntiNikotin #KampusInovatifSukoharjo